Jika Subnautica 2 Hadir di Mall Indonesia, Booth Lainnya Pasti Sepi?!

Dunia gaming kembali dibuat heboh setelah Unknown Worlds Entertainment resmi merilis Subnautica 2 dalam tahap Early Access pada 14 Mei 2026. 

Hanya dalam hitungan jam setelah peluncurannya, game survival bawah laut ini langsung mencetak penjualan fantastis hingga 1 juta kopi. 

Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya antusiasme gamer global terhadap sekuel yang satu ini.

Bukan tanpa alasan. Dibangun menggunakan Unreal Engine 5, Subnautica 2 hadir dengan visual laut dalam yang jauh lebih realistis, atmosfer mencekam, hingga monster Leviathan yang tampak lebih hidup dibanding seri sebelumnya. 

Tapi menariknya, hype game ini justru memunculkan satu pertanyaan unik, Bagaimana kalau Subnautica 2 dipromosikan langsung di mall-mall Indonesia dengan booth super imersif?

Kalau konsepnya serius digarap, bukan tidak mungkin booth game lain di sebelahnya malah jadi sepi pengunjung.

Berbeda dengan game shooter atau game kompetitif biasa, Subnautica punya kekuatan besar dari sisi atmosfer. 

Game ini menjual pengalaman menjelajah laut alien yang misterius, sunyi, sekaligus menegangkan. Itu artinya, konsep booth-nya bisa dibuat jauh lebih hidup dan sinematik dibanding booth game pada umumnya.

Bayangkan pengunjung masuk ke area booth mall yang disulap seperti dasar laut futuristik.

  • Lorong bercahaya biru neon
  • Efek suara gelembung dan suara Leviathan
  • Kabut tipis dengan pencahayaan ala bawah laut
  • Mini submarine Tadpole sebagai spot foto

Dengan konsep seperti ini, booth untuk Subnautica 2 bukan lagi sekadar tempat demo game, tapi berubah menjadi destinasi pengalaman di tengah mall.

Kalau Hadir di Mall Jakarta?

Di Grand Indonesia misalnya, booth Subnautica 2 bisa ditempatkan di area atrium utama dengan konsep immersive installation. 

Mall ini terkenal sering menghadirkan event besar, mulai dari pameran otomotif, pop culture, hingga instalasi visual yang viral di media sosial.

Bayangkan salah satu booth di atrium Grand Indonesia menjadi dunia bawah laut alien lengkap dengan animasi digital. Pengunjung yang awalnya hanya ingin belanja bisa saja berhenti berjam-jam hanya untuk melihat booth tersebut.

Belum lagi jika ditambah:

  • pengalaman VR 
  • co-op multiplayer
  • cosplay diver futuristik

Booth seperti ini berpotensi menciptakan antrean panjang dan konten viral TikTok secara organik.

Kalau Hadir di Mall Surabaya?

Sementara di Tunjungan Plaza, konsep booth Subnautica 2 bahkan bisa dibuat lebih luas dan interaktif. Mengingat TP sering menjadi pusat event besar dan memiliki trafik anak muda yang tinggi, potensi hype-nya juga sangat besar.

Apalagi komunitas gamer di Surabaya terkenal aktif menghadiri event pop culture dan teknologi. Jika booth dibuat seperti itu, kemungkinan besar area tersebut bakal jadi salah satu spot paling ramai di mall.

Booth tenant lain di sekitarnya jadi kalah mencolok.

Fitur Game yang Bikin Penasaran

Subnautica 2 memang punya banyak elemen yang sangat jual visual. Beberapa fitur terbarunya bahkan terasa cocok dijadikan pengalaman langsung di dunia nyata.

  1. Mode Co-op Multiplayer

Kini pemain bisa bermain bersama hingga 4 orang secara online. Kalau diterapkan di booth mall, pengunjung bisa mencoba eksplorasi laut alien secara tim langsung di tempat.

Hal seperti ini jauh lebih menarik dibanding sekadar demo single-player biasa.

  1. Cross-Play PC dan Xbox

Fitur cross-play penuh membuat booth bisa menghadirkan berbagai setup gaming sekaligus. Area PC gaming RGB di satu sisi, Xbox lounge di sisi lain, semuanya tetap terkoneksi dalam satu dunia permainan.

Secara visual saja sudah menarik perhatian pengunjung mall.

  1. Monster Leviathan yang Lebih Mengerikan

Elemen Leviathan bisa dijadikan ikon utama booth. Misalnya:

  • patung monster
  • hologram makhluk laut
  • atau animasi jumpscare di lorong masuk.

Efek psikologis penasaran tapi takut justru sering membuat orang tertarik mendekat.

  1. Kendaraan Tadpole

Mini kendaraan berbentuk kecebong futuristik ini punya desain unik yang sangat potensial dijadikan properti foto viral.

Tidak menutup kemungkinan banyak pengunjung datang hanya untuk berfoto, lalu akhirnya ikut mencoba gamenya.

Selama ini banyak booth game di mall Indonesia masih mengandalkan banner besar, komputer demo, dan dekorasi sederhana. Namun jika ini diterapkan punya potensi untuk mengubah pendekatan tersebut menjadi pengalaman baru.

Karena kekuatan utama game ini ada pada atmosfer, promosi offline-nya juga harus bermain di pengalaman sensorik.

  • visual
  • suara
  • pencahayaan
  • desain ruang

Jika benar-benar diwujudkan dengan serius, bukan mustahil booth Subnautica 2 justru terasa seperti mini theme park di dalam mall. 

Dan kalau itu terjadi, pengunjung mungkin tidak cuma datang untuk belanja, tapi untuk menyelam ke dunia alien selama beberapa menit di tengah hiruk-pikuk mall.